Pages

Sabtu, 15 Februari 2014

Kamu

Kamu, selaksa matahari. Selalu hadir setiap hari, menghangatkan. Meski tak selalu ada di sisiku, aku tahu bahwa kamu selalu ada di sana. Di tempat seharusnya kamu berada, di hatiku. Di mimpiku.
Kamu bukan pelangi, yang indahnya selalu kunanti, tapi justru kamulah pencipta pelangi itu, kamu sumber kebahagiaanku, sumber keindahan yang takkan pernah berhenti untuk kukagumi.

Tapi, yang pasti, kamu itu adalah kamu, dengan segala keunikanmu yang membuatku menjatuhkan hati kepadamu. Tempatku merasa nyaman yang semakin meyakinkanku untuk menjadikanmu sebagai rumah, tempatku untuk berkeluh kesah.  Serta tempatku untuk kembali pulang dari kerumitan dunia yang selalu membuatku resah.
Kamu, yang membuatku percaya, bahwa pulang tak sejauh yang kukira.
Maukah kau (juga) menjadikanku sebagai rumah(mu)?

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan tanggapanmu :)

 
;