Pages

Tampilkan postingan dengan label 150712. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 150712. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 April 2017

Nothing

nothing. just nothing. tak ada yang perlu aku tuliskan lagi untukmu. tak perlu kuberikan sapaanku lagi padamu. tak perlu kuberikan senyumanku lagi padamu. tak perlu kuberikan tangisanku lagi padamu. tak perlu kutunjukkan amarahku lagi padamu. tak perlu kutunjukkan sifat manjaku lagi padamu. tak perlu.

begitu juga denganmu.

kamu tak perlu membuatku tertawa lagi. kamu tak perlu memberikan apa yang kuinginkan lagi. kamu tak perlu menemaniku di malam hari sampai aku tertidur lagi. kamu tak perlu mengabariku lagi. kamu tak perlu mengajak aku liburan lagi.

tak perlu. semuanya sudah tak perlu.

seperti pasir pantai yang merelakan diri terhanyut oleh ombak, relakanlah semua kenangan itu berlalu.

bukan, bukan aku berhenti mencintaimu. bukan pula kamu berhenti mencintaiku. ini hanya tentang aku dan kamu, yang sudah tak bisa saling mengisi kekosongan lagi. hadirmu, tak mengisi kosongku lagi. dan aku, sudah tak berniat mengisi kekosonganmu lagi.

aku pernah bahagia sebelum mengenalmu, kau pun juga demikian. marilah kembali pada saat itu.

kita pernah bermimpi hidup bahagia selamanya. namun, sayangnya semua itu cuma jadi mimpi. kita harus bangun untuk menghadapi kenyataan yang ada.

kau tahu kan, tak semua mimpi itu bisa menjadi nyata?

nothing. just nothing. berawal dari tiada, kembali menjadi tiada. seperti itulah hubungan kita.

semoga bahagia :)

Sabtu, 11 Juli 2015

Anie Carera - Cintaku tak terbatas waktu

Andaikan malam yang sepi dapat bicara
Mungkin aku takkan kesepian
Penantianku kini hanya untukmu
Setiap saat berdoa untukmu

Kesetiaan yang ku miliki tak pernah memudar
Cintaku ini untuk dirimu

Ibarat sungai yang kering tiada air
Menanti hujan turun dari langit
Kerinduanku pada dirimu tak pernah berhenti
walau berjuta (walau berjuta) godaan mengganggu

Aku cinta kepadamu tak terbatas waktu
Takkan ada selain dirimu
Cinta yang t’lah kita bina pahit manis berdua
Demi cintaku (demi cintaku) hanya untukmu

Minggu, 02 November 2014

lagi embuh hahahaha :(

Ibaratkan perjalanan cinta kita seperti pendakian kemarin. Kita selalu berjalan bersama, saling mendukung, dan berusaha selalu ada ketika saling membutuhkan. Kamu selalu menyemangatiku, mendorongku agar aku percaya dan yakin bahwa aku tidak akan terjatuh. Mendorongku dengan kata-kata dan tindakanmu, pelan-pelan. Tak ada pemaksaan. Dan kamu selalu ada di dekatku, memegang tanganku ketika aku membutuhkanmu.

Aku ingin hubungan yang seperti itu.....

Bukan yang seperti ini.

Hanya ada aku dan kamu..

Ibarat pendakian, aku mau menemani kamu dari nol. Berjuang bareng, nentuin jalan bareng, sampai tiba waktunya kita hampir menyerah dan berbalik... tapi, apa rela semua yang udah capek-capek kita perjuangkan hanya berujung dengan sia-sia? dan kita bangkit lagi.. kamu dengan semangat dan yakin, dan aku dengan segala ragu-raguku. Dengan semua pemikiran negatifku.. apa kita akan berhasil?

Tidakkah kau sadar, seperti itulah jalan percintaan kita?

Sampai ujungnya kita berada di puncak, kita mencapai apa yang kita impikan. Dan kita tinggal menikmati apa yang sudah kita perjuangkan hingga matahari terbenam di ufuk barat. Kelak, kita juga akan merasakannya, kah? Ketika kita bisa mencapai apa yang kita impikan bersama, mewujudkan semua impian kita satu demi satu yang kita rintis dari nol. Sampai tiba waktunya nanti kita tinggal menikmati semua hal yang sudah kita perjuangkan? Hingga perlahan senja datang menuju kita... ketika perlahan kulit kita mengkerut, dan hal yang bisa kita lakukan hanya bercerita. Menikmati dan mengenang perjalanan kita, menunggu sang matahari akan tenggelam, lain kata, menunggu sang malaikat datang menjemput salah satu dari kita....

Pernahkah kau berpikir sampai ke sana? Atau hanya aku? karena rasa cintaku yang terlalu besar kepadamu?

Aku butuh kamu selalu menggenggam tanganku seperti kemarin, membimbingku, mendorongku, meyakinkanku.. dan aku pun juga akan melakukan hal yang sama. Dan aku tidak akan pernah meninggalkanmu, meskipun engkau terjatuh, kita terjatuh. Kita tetap berjalan beriringan. Demi satu tujuan yang pasti.

Kebahagiaan.

So sweet ya? tapi entahlah... apakah kelak kita akan berhasil seperti kemarin? Atau kita akan berbalik mundur dan menyerah?

Tapi, pernahkan terpikirkan jika kemarin aku terjatuh dan membutuhkanmu, apakah kamu akan tetap ada? Seperti hari ini.... bayangkan. Bayangkan jika kemarin aku terjatuh, dan kamu meninggalkanku begitu saja. Mungkin aku akan baik-baik saja, atau tidak. Entahlah, aku tidak tau. Tapi untuk bangkit dan mengejarmu lagi, itu butuh waktu. Dan bisa saja kita, tidak akan bertemu, kita berbeda jalan. ibaratkan seperti itu jika aku membutuhkanmu dan kamu tidak ada. Ibaratkan seperti itu jika kita berpisah.

Sakit??

Ya.. terjatuh dan tak ada yang menolongmu itu sakit. tapi mungkin saja... mungkin saja... di tengah pendakian ke puncak itu, di jalan yang berbeda denganmu, aku bertemu dengan orang lain yang menyelamatkanku. Menggenggam tanganku dan mengajakku berjalan bersama.

Dan mungkin.... di puncak nanti kita bisa bertemu lagi, namun dengan teman seperjuangan yang berbeda....

Jalan mana yang akan kau tempuh? Mencapai puncak bersama... atau kau akan meninggalkanku lagi di saat aku membutuhkanmu? Mungkin sekali dua kali.. aku masih bisa memaafkanmu dan mengejarmu. Tapi jika sudah berkali-kali, mungkin aku akan mencari orang lain yang bisa menolongku.

Jalan mana yang akan kau tempuh?

Entahlah... aku hanya mengikutimu. :’) sampai tiba waktunya aku lelah, menyerah, dan tak bisa bangkit lagi... jangan menoleh ke belakang ketika sudah ada orang lain yang menggenggam tanganku. Mungkin kau akan bertemu dengan pendaki lain, atau sudah ada orang lain yang menunggumu di puncak, aku tidak tahu.

Tapi.. kau tahu? mendaki bersama itu selalu lebih menyenangkan daripada hanya menunggu di puncak. Berjuang bersama menggapai kesuksesan itu lebih seru, daripada hanya duduk-duduk santai menunggu kamu sukses.

Silakan kalau mau cari cewek lain yang lebih dewasa.. tapi ingat, udah jarang cewek yang mau dan tidak mengeluh ketika diajak untuk berjuang bersama.

Aku masih di sini... menunggu kamu berubah pikiran, menunggu kamu menjadi lebih baik, menunggu kamu berbalik arah dan menggandeng tanganku lagi.. Aku tidak bisa mengejarmu, aku terlalu lelah untuk berlari. Aku hanya bisa menunggumu di sini. Entah kapan engkau datang, semoga tidak ada orang lain yang menggenggam tanganku lebih dulu.

Aku masih di sini.. Sayang, aku hanya ingin memilikimu seutuhnya. Tidakkah kau mengerti? Bisakah kau rasakan sakitnya perasaanku? Kenapa semua ini kau ulangi lagi?


Sayangnya,, aku sudah terlanjur menyayangimu.........

Aku masih menunggu........... semoga kamu mengubah sikapmu.

Sabtu, 21 Juni 2014

selamat tinggal

Kamu jahat! Kamu orang paling jahat yang pernah aku kenal! Aku emang gak sempurna, tapi aku berusaha sekuat yang aku bisa untuk menjadi yang terbaik buat kamu. Tapi itu semua nggak pernah terlihat di mata kamu. Aku mencoba bertahan walaupun hatiku berteriak sudah nggak tahan dengan semua perlakuanmu! Perlakuanmu yang nggak pernah peduli pada perasaanku! Kamu nggak pernah peduli sama apa yang aku rasa! Aku selalu mencoba menerima, mencoba mengerti ketika kamu jarang ada buat aku. tapi ketika aku sedang butuh kamu banget, dan kamu nggak ada. Itu sakit! sakit banget! Kamu nggak pernah tahu kan! kamu nggak pernah mau tahu tentang perasaanku! Yang kamu inginkan hanyalah menyuruhku untuk mengerti, mengerti, dan teruuuuus mengerti. Aku masih bisa terima awal-awalnya, tapi semakin ke sini kamu semakin menghancurkan semua harapanku! Aku kecewa! Bajingan!

 
;