1.Peranan TI
dalam kehidupan masyarakat
A. Terhadap
Kehidupan Bermasyarakat
Proses penggunaan teknologi
informasi dan komunikasi merupakan dasar yang muncul dan dikenal sebagai
Informatika Masyarakat. Masyarakat informatika melibatkan diri lebih dari sekedar
pengadopsian teknologi informasi dan komunikasi di dalamnya, tetapi ikut dalam
penerapan teknologi informasi dan komunikasi demi keuntungan masyarakat lokal.
Masyarakat informatika tidak hanya menghadapkan teknologi, tetapi juga gagasan
sosial yang dikenal sebagai modal sosial. Masyarakat informatika juga
memperkenalkan dimensi baru ke dalam konsep pembagian masyarakat berdasarkan
modal budaya dan kelas sosial yang menstratifikasi masyarakat.
Michael Gurstein, (Gurstein, 2000), mendeskripsikan masyarakat informasi
dengan cara berikut: Masyarakat Informatika adalah aplikasi teknologi informasi
dan komunikasi untuk memungkinkan proses masyarakat dan pencapaian tujuan
masyarakat yang mencakup pembagian digital di dalam maupun antar masyarakat.
Masyarakat informatika muncul sebagai kerangka untuk mendekati Sistem Informasi
secara sistematis dari perspektif masyarakat dan sejajar dengan Sistem
Informasi Manajemen dalam pengembangan strategi dan teknik untuk manajemen
penggunaan dan aplikasi sistem informasi masyarakat.
Masyarakat informatika mengatasi hubungan antara teori akademik dan penelitian, masalah kebijakan dan pragmatis yang timbul dari puluhan ribu “Jaringan Masyarakat”, “Pusat Teknologi Masyarakat”, Telecentre, Pusat Komunikasi Masyarakat, dan Telecottage yang saat ini berada secara global.
Masyarakat informatika mengatasi hubungan antara teori akademik dan penelitian, masalah kebijakan dan pragmatis yang timbul dari puluhan ribu “Jaringan Masyarakat”, “Pusat Teknologi Masyarakat”, Telecentre, Pusat Komunikasi Masyarakat, dan Telecottage yang saat ini berada secara global.
Sebagai suatu praktik, masyarakat informatika merupakan kepentingan bagi
mereka yang perhatian dengan Pengembangan Masyarakat dan Ekonomi Lokal di
Negara Berkembang maupun Maju dan memiliki hubungan dekat dengan mereka yang
bekerja di bidang-bidang seperti Pembangunan Masyarakat, Pembangunan Ekonomi
Masyarakat, Informatika Kesehatan Berbasis Masyarakat, Pendidikan Dewasa dan
Lanjutan.
Masyarakat informatika adalah bagian dari struktur masyarakat di dunia yang
muncul dan memiliki peran di sejumlah tingkat fundamental dalam masyarakat yang
berkembang. Masyarakat informatika dapat dideskripsikan sebagai penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi untuk praktik masyarakat, yang didefinisikan
oleh Glen (1993) sebagai Penyampaian Layanan Masyarakat, dan Tindakan
Masyarakat. Khususnya, Praktik Masyarakat semakin dianggap fundamental untuk
masalah-masalah sosial karena masyarakat di suatu tempat menghadapi dunia
perdagangan modern yang kurang menjadi subyek negara/ bangsa.
Komunikasi telah memainkan peranan penting dalam mengembangkan dan
mempertahankan kesehjateraan masyarakat secara geografis sepanjang sejarah.
Informatika Masyarakat adalah sebuah fenomena terkini pada masyarakat jaringan
modern, dapat dilacak pada pemrakarsa komunikasi masyarakat akhir 1980 sampai
awal 1990.
Sejak permulaan, tujuan utama teknologi masyarakat adalah untuk menggunakan
prasarana, aplikasi, dan layanan informasi dan komunikasi untuk memberdayakan
dan melestarikan modal sosial masyarakat lokal (jaringan, organisasi, kelompok,
aktivitas, dan nilai yang mendasari kehidupan masyarakat).
B. Terhadap dunia kerja dan pendidikan
1. Dunia kerja
Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi
merupakan sesuatu yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan
memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus
dikerjakannya. Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa
dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata dapat
membawa dampak negatif bagi manusia. Dibawah ini akan dipaparkan dampak positif
(keuntungan) dan negatif (kerugian) dari penggunaan Teknologi Informasi.
Keuntungan :
- Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.
- Semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
- Bisnis yang berbasis Teknologi Informasi atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
- Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
Kerugian :
- Dengan pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah.
- Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
Selain keuntungan-keuntungan yang telah dipaparkan diatas, sebenarnya masih
banyak sekali manfaat dari Teknologi Informasi dan Komunikasi. Peningkatan
kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang
dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi
Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak
langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.
Beberapa penerapan dari
Teknologi Informasi
dan Komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan,
dll.
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para
usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha
merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja.
Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu
aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk
perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce
adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Sedangkan dalam
dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya
transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking.
Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain
transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan
informasi rekening.
Teknologi informasi merupakan suatu proses perkembangan teknik, metode dan
media komunikasi untuk bertukar informasi antar manusia. Pemanfaatan teknologi
informasi diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lembaga pendidikan dalam
upayanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal ini membantu
guru dan pengajar lainnya agar tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan
operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer. Dengan demikian,
teknologi informasi dan komunikasi tersebut dapat memberikan keuntungan dalam
efisien waktu dan tenaga. Selain itu melalui teknologi ini informasi dapat
lebih cepat terdokumentasikan dan mempunyai jangkauan sebar yang lebih luas
dibandingkan dengan media gambar. Pemanfaatan teknologi informasi dan
komunikasi yang sedang banyak digunakan saat ini adalah internet.
Teknologi informasi diyakini memberikan manfaat bagi pemakaian dalam hal
ini perusahaan dan meluas ke segala aspek aktivitas termasuka ktivitas yang
berhubungan dengan manajerial seperti proses perencanaan, pengendalian
informasi dan bahkan memasukkan teknologi ke dalam isu-isu yang berhubungan
dengan manajemen. Manfaat teknologi informasi ini dapat berupa manfaat
kualitatif maupun manfaat kuantitatif. Manfaat kuantitatif terdiri dari
pengurangan biaya operasi dan perbaikan produk dan jasa yang ditawarkan.
Sedangkan manfaat kualitatif berupa: analisis data lebih cepat, penyajian
laporan manajemen lebih baik, beberapa pekerjaan dapat dilakukan individu yang
sama, penghematan waktu, akses data tepat waktu, data yang disajikan lebih
akurat, dan perbaikan dalam pengambilan keputusan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi informasi bnyak
memberikan manfaat buat kita, khusususnya mahasiswa. Teknologi Informasi dapat
membantu dalam pekerjaan / usaha yang diinginkan. Karena dewasa ini, kemampuan
dalam penggunaan teknologi informasi sudah menjadi hal yang sangat vital
sekali, apalagi sekarang ini perusahaan-perusahaan sangat membutuhkan sekali
orang yang berkompeten di bidang teknologi informasi.
2. Dunia pendidikan
Globalisasi telah memicu
kecenderungan pergeseran-pergeseran dalam dunia pendidikan dari tatap muka yang
konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka dan lebih fleksibel.
Dengan masuknya pengaruh
globalisasi, pendidikan masa depan akan lebih bersifat terbuka dan dua arah,
beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja saat itu juga
dan kompetitif. Adapun kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa
mendatang adalah:
1).
Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance
Learning).
Kemudahan
untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh telah menjadi
perhatian
pemerintah sebagai strategi utama.
2).
Sharing resources antar lembaga pendidikan/latihan dalam sebuah jaringan.
3).
Perpustakaan dan instrumen pendidikan lainnya seperti guru dan laboratorium
akan
berubah
fungsi menjadi sumber informasi.
4).
Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM dan
Multimedia,
dalam
pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
Dengan perkembangan teknologi
informasi dalam bidang pendidikan, sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar
jarak jauh menggunakan media internet untuk menghubungkan antara peserta didik
dengan pendidiknya, melihat nilai peserta didik secara online, mengecek
keuangan, melihat jadwal pelajaran, mengirimkan berkas tugas yang diberikan
pendidik dan sebagainya. Faktor utama dalam distance learning yang selama ini
dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara pendidik dan peserta
didik.
Dengan media internet, sangat
dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara pendidik dan peserta didik baik dalam bentuk real time
(waktu nyata) atau tidak. Melalui bentuk real time dapat dilakukan dalam suatu
chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online
meeting. Bentuk tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion
group, newsgroup, dan buletin board. Dengan
cara di atas interaksi pendidik dan peserta didik di kelas dapat digantikan
walaupun tidak secara utuh.
Melalui web, bentuk-bentuk
materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diwujudkan. Materi
pendidik dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh
peserta didik. Ujian dan kuis yang dibuat oleh pendidik dapat pula dilakukan
dengan cara yang sama. Urusan administrasi juga dapat diselesaikan langsung
dalam satu proses registrasi, di dukung dengan metode pembayaran online. Dengan
suatu pendidikan jarak jauh berbasis web dapat dikembangkan hal-hal di bawah
ini.
1). Pusat kegiatan peserta didik
Sebagai
suatu community web based distance learning dapat menjadikan sarana ini sebagai
tempat kegiatan peserta didik dapat menambah kemampuan, membaca materi
pelajaran , mencari informasi dan sebagainya.
2).
Interaksi dalam grup para peserta didik
Peserta
didik dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang
diberikan pendidik. Pendidik dapat
hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang
diberikannya.
3).
Sistem administrasi para peserta didik
Peserta
didik dapat melihat informasi mengenai status, prestasi dan sebagainya.
4).
Pendalaman materi dan ujian dapat dilakukan kuis singkat dan tugas untuk
pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa
belajar.
5).
Perpustakaan digital berbagai informasi
Kepustakaan
tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara,
gambar dan sebagainya yang ditunjang dengan database.
6).
Materi online diluar materi pelajaran
Untuk
menunjang pelajaran, tentu diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya.
Pendidik dan peserta didik dapat
langsung terlibat memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada peserta
didik lainnya melalui web.
2.Peranan
manusia dalam TI
Kini
semakin
berkembangnya teknologi
internet . Dari pusat kota hingga ke pelosok desa kita sudah
dengan mudah menemukan warnet sebagai sarana umum internet. Dari segi positif bagi para pengembang ilmu
pengetahuan akan semakin mudah mencari informasi. Namun bagaimanakah dengan segi negatifnya ? Apakah akan ada
pengaruh lain dalam kehidupan sosial.Banyak orang berpendapat dengan adanya
teknologi informasi yang maju akan mempermudah dalam kehidupan sosial. Baik
dalam berhubungan secara komunikatif
langsung maupun tidak langsung.
Yang nantinya akan bekembang hingga instruktur masyarakat. Misalkan saja peran
pengajar sebagai guru atau pembimbing dalam penyalur ilmu pengetahuan, atau konsultan
sebagai media konsulting dan lainnya.Namun ada juga yang berpendapat bahwa
dengan berkembangnya teknologi informasi malah akan menggeser peran manusia itu sendiri sebagai penyalur langsung.
Sebuah fenomena baru yang patut kita pikirkan. Karena mengingat dengan adanya
informasi kini di dapatkan dengan mudah. Misalkan saja ada seorang yang ingin
tahu mengenai ilmu komputer. Secara konvensional orang tersebut akan berguru
kepada orang yang sudah lebih menguasai komputer, sekolah, atau lembaga pendidikan.
Namun dengan berkembangnya teknologi informasi orang tersebut bisa belajar
secara otodidak dari internet .
Bahkan dia dapat berkembang dari apa yang di berikan dari lembaga pendidikan,
sekolah atau guru
4.Perkembangan
teknologi komputer
Manusia memiliki dua
fungsi kedudukan dalam kehidupan ini yaitu sebagai individu dan mahluk sosial.
Sebagai mahluk sosial, manusia membutuhkan untuk berkomunikasi diantara
sesamanya dan merupakan kebutuhan
penting agar dapat melakukan interaksi dengan baik. Atas dasar kebutuhan
tersebut, manusia berupaya mencari dan mencipta sistem dan alat untuk saling
berinteraksi, mulai dari gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan
bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, sampai dengan telepon dan
internet.
Perkembangan sistem
informasi dalam kehidupan manusia seiring dengan peradaban manusia itu sendiri
sampai akhirnya mengenal istilah Teknologi Informasi (IT/Information
Technology). Dimulai dari bentuk gambar yang tak bermakna pada dinding-dinding,
prasasti-prasasti, sampai informasi yang kemudian dikenal dengan nama internet.
Informasi yang dikekola dan disampaikan juga terus dikembangkan, dari informasi
yang sederhana seperti sekedar
menggambarkan suatu keadaan, sampai pada informasi strategis seperti
taktik bertempur.
Meperhatikan
perkembangan informasi tersebut, kita akan mempelajari secara singkat sejarah
teknologi infomasi dalam upaya untuk mendapatkan keutuhan ilmu dan pengetahuan
tentang teknologi informasi. Sejarah teknologi dapat kita bagi ke dalam masa pra-sejarah,
masa sejarah, dan masa modern.
Teknologi informasi
merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras (hardware) dan perangkat
lunak (software). Pengembangan teknologi
hardware cenderung menuju ukuran yang kecil dengan kemampuan serta kapasitas yang tinggi. Namun
diupayakan harga yang relatif semakin
murah. Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan
memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan
akurat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Perkembangan teknologi
informasi telah memunculkan berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada
teknologi, seperti : e-government, e- commerce, e-education, e-medicine,
e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.
Teknologi Informasi
adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi :
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Informasi yang dibutuhkan
akan relevan, akurat, dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi
ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk
menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan
kebutuhan.
Dengan ditunjang
teknologi informasi telekomunikasi data
dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh
aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan
pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani.
Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis,
dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu
dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu,
negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat
bertukar pikiran.
Perkembangan
teknologi informasi memacu suatu cara
baru dalam kehidupan, dari kehidupan itu dimulai sampai dengan berakhir,
kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah
dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sehingga sekarang sedang
semarak dengan berbagai terminologi yang dimulai dengan awalan e seperti
e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine,
e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Ekonomi global juga
mengikuti evoluasi dari agraris dengan ciri utama tanah merupakan faktor
produksi yang paling dominan. Melalui penemuan mesin uap, ekonomi global
ber-evolusi ke arah ekonomi industri dengan ciri utama modal sebagai faktor
produksi yang paling penting. Abad sekarang, cenderung manusia menduduki tempat
sentral dalam proses produksi berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan
berfokus pada informasi (information focused). Telekomunikasi dan informatika
memegang peranan sebagai teknologi kunci
(enabler technology). Perkembangan teknologi
informasi yang begitu pesat, memungkinkan diterapkannya cara-cara yang
lebih efisien untuk produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Proses
inilah yang membawa manusia ke dalam masyarakat atau ekonomi informasi sering
disebut sebagai masyarakat pasca industri. Pada era informasi ini, jarak fisik
atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor penentu dalam hubungan antar
manusia atau antar lembaga usaha, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung
global atau Global Village.
0 komentar:
Posting Komentar
Berikan tanggapanmu :)