Pages

Selasa, 14 Januari 2014

Aku Ingin Jadi Mereka...

Iri. 3 huruf. Simple. Tetapi maknanya tidak sesimple itu. 3 huruf itu mungkin saja menghancurkan segalanya jika tidak bisa dikendalikan dengan benar.

Pasti pernah kan ya ngerasa iri sama orang, munafik lah kalo bilang nggak pernah. Sudahlah akui saja, mengakui kesalahan itu bukanlah hal yang memalukan.

1 kata sarat makna. Iri.

Aku sedang mengalaminya. Entah apa yang terjadi pada diriku sekarang. Aku ngerasa jadi orang paling malang. Setidaknya di antara orang-orang yang aku kenal.


Aku Cuma cewek biasa, bahkan mungkin terlalu biasa, tak mempunyai kelebihan apapun. Mungkin juga tak memiliki kebahagiaan, hahaha. miris sekali kan? aku bahkan Cuma bisa menertawai takdir, tanpa bisa melakukan perubahan. Siapalah aku ini, manusia nggak berarti. :)

Aku ingin jadi mereka, mereka yang biisa bahagia tanpa banyak menyimpan luka. Mereka yang bisa tertawa tanpa perlu berpura-pura. Aku ingin jadi seperti mereka!

Memang. Orang bilang menjadi diri sendiri adalah hal yang terbaik. Aku berusaha tampil apa adanya tanpa perlu berpura-pura. Aku kira semua orang bisa menerima diriku yang seperti ini. Tapi ternyata, hidup tidak sesimple itu.

Aku ingin jadi mereka. Mereka yang mempunyai tubuh ideal tanpa perlu repot-repot diet. mereka yang cantik jelita, dengan lekuk dan detail tubuh yang tanpa cela. Mereka yang bisa mengerjakan soal tanpa kesulitan, dan begitu mudah mencapai apa yang mereka inginkan. Mereka yang bisa membeli barang apapun tanpa harus menunggu, berwisata ke sana kemari tanpa perlu memikirkan dana, yang mempunyai banyak gadget canggih tanpa perlu mengkhawatirkan masa depan yang membutuhkan banyak biaya.

Aku ingin jadi mereka. Mereka yang hidupnya dilimpahi kasih sayang dan dukungan dari keluarga, yang selalu meluangkan waktunya hanya untuk sekedar berkumpul menghabiskan waktu bersama. Mereka yang memiliki orang-orang istimewa yang selalu ada di kala suka dan duka, tak hanya ketika butuh saja, mereka yang memiliki sahabat sebagai penyemangat. Mereka yang memiliki banyak teman untuk saling berbagi canda, menghabiskan waktu dalam tawa, menertawai segala kebodohan yang telah mereka lakukan, tanpa saling melihat kekurangan lainnya.

Aku ingin jadi mereka, yang memiliki sosok pendamping yang membuat mereka menjadi sempurna, pendamping yang bisa menutupi kekurangannya, pendamping yang membuat mereka mempunyai pandangan masa depan terindah yang menjadi tujuan mereka. Pendamping di saat tawa hadir, maupun di saat air mata mengalir. Pendamping yang membuat mereka tak takut untuk bermimpi.

Aku ingin jadi mereka....

Hahaha. lagi-lagi aku menertawai takdir, menertawai diriku sendiri. Bagaimana mungkin aku bisa seperti mereka!!

Tuhan, mengapa aku tidak seberuntung mereka?

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan tanggapanmu :)

 
;