Cinta, tau kata itu kan? kata yg sangat umum, pasti udah sering banget didengar. tp, mempunyai makna yg sangat luas dan dalam.
aku sendiri masih bingung jika harus berbicara tentang cinta, karena terlalu banyak rasa yg ada di dalamnya. aku pernah jatuh cinta, dengan seorang cowok, dan kami jadian. tapi kau tahu? bukannya taawa yg sering aku dapat, tapi aku mendapatkan luka :') luka yg mengajarkanku menjadi lebih dewasa. selain itu, aku juga memahami bahwa di dalam cinta juga dibutuhkan perjuangan, perjuangan untuk tetap bersama. yg berjuang tentu saja kedua belah pihak, jika hanya dari 1 pihak saja? cepat atau lambat hubungan itu pasti akan mengalami kegagalan, seperti saya dulu :)
karena di dalam cinta, kita menggunakan hati untuk berkata dan melakukan semuanya. logika? hanya membantumu untuk tetap waras dan tidak bodoh saja :) ya, karena jika sudah menyangkut tentang cinta, terkadang kamu seperti orang gila, senyum2 sendiri hanya karena membaca pesan singkat dari seseorang. gila? iya. tapi manis :)
tapi, manis yg berlebihan terkadang akan memberikan rasa pahit, dalam cinta sangat dibutuhkan pengertian. itulah yg paling penting. pengertian itu seperti menyembuhkan luka yg menyayat perlahan dalam cinta, ia menyembuhkan, meski terkadang tidak menghapuskan bekas luka.
luka yg tak terhapus bekasnya, kadang menyisakan trauma tersendiri untuk seseorang, seperti misalnya saya. aku pernah sangat mencintaii seseorang, sesakit apapun luka yg kudapatkan jika terus bersamanya, aku tetap bertahan, berharap dia adalah the right person dalam hidupku. tp apa yg kudapat? aku disia-siakan. :) yah mungkin sebenernya tidak setragis itu, tp dia memutuskan untuk menyerah karena luka yg tersayat semakin banyak.
kecewa? banget. frustasi? sempat. tramua? hingga sekarang :)
dari situ aku mengambil pelajaran. jangan berjanji untuk tidak saling menyakiti, tetapi berjanjilah untuk tetap bertahan meski tersakiti.
karena di dalam cinta, sulit untuk menghindari luka. karena terkadang ada hati yg harus rela terluka hanya untuk menjaga perasaan pasangannya.
tapi, sampai sekarang aku belum berani untuk mencoba lagi. pengecut? mungkin. whateverlah. aku menunggu seorang prince yg selalu bisa menjaga perasaanku, memahamiku, dan menerima semua kekuranganku. :) terlalu berharap? nggak juga sih, jodoh itu adalah cerminan diri sendiri, kalau aku bisa lebih baik, pasti suatu saat nanti aku juga akan mendapatkan seorang pria yg bisa membimbingku di dunia dan akhirat nanti :)
Kamis, 13 Juni 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
Berikan tanggapanmu :)