Ohh Ibu penerang hatiku..
Tiada orang yang mampu menjadi dirimu, sayangmu seutuhnya hanya untukku, kasihmu tulus pantas bila surgaku ada di telapak kakimu.
Siapa yang mampu dan bisa pahami aku, adakah orang yang tahu selain ibu? Aku bahagia itu adalah bahagiaku, tapi sedihku itu menjadi lukamu. Menetes air matamu lihat ku luka, kau obati rasa sakitku dengan cinta. Hangatnya kasih sayangmu wahai bunda tak tergantikan walau ku beri emas permata. Segarnya asi yang kau beri itu bukti bahwa kasih sayangmu tulus suci murni, tak harap kembali kau hanya memberi. Semoga suatu saat putramu jadi berarti.
Teringat masa kecilku ketika dulu, kau gendong aku ku genggam erat tanganmu, kau curahkan semua kasih dan sayangmu, kurindukan kembali kini semua itu. Terima kasih kuucapkan untukmu bunda besar jasa dan doamu adalah asa, kau tanamkan kebaikan di dalam jiwa agar kelak ku dapat jadi orang yang berguna. Bagai sinar mentari cahayamu slalu terangi, bagai embun kasihmu damaikan hati, padamu ibu ku sungguh berhutang budi, untukmu ku berjanji jadi anak yang berbakti.
Sujud dan bersyukur aku padamu Tuhan atas karunia yang telah kau berikan, tak sesal dari rahim bunda ku dilahirkan, bangga ku jadi anakmu jujur kukatakan. Dalam dekapmu hati ini kusandarkan, di pangkamu air mata kuteteskan. Hangat pelukmu beri sejuta harapan tuk berjalan raih mimpi di masa depan.
0 komentar:
Posting Komentar
Berikan tanggapanmu :)