Dirimu yang kucintai telah pergi dan tak kembali, semua yang bersinar berubah menjadi kelam.
Satu rasa cinta yang telah tercipta dalam hatiku yang tak mungkin akan kulupa. Saat manis bersamamu kan selalu ada kan tersimpan di atiku tuk sepanjang masa. Walaupun engkau bukan cinta pertama bagiku, kadang sering pula kau hancurkan hatiku. Tapi kau tetap di hidupku yang nomor satu takkan terusik slamanya ku kan slalu begitu. Apapun yang aku bisa kan aku lakukan agar cinta kita dapat tuk dipersatukan. Karena hati ini sepi saat kau tak di sisi. Karena hanya dirimu yang dapat tuk usir sepi saat hati ini goyah berjalan jadi timpa hadirmu pemberi semangat jadi penopang, kuat berdiri tegak bagaikan sebuah tiang, takkan runtuh walau cobaan datang menghadang.
Kau adalah wanita yang akan aku puja, karena panah cintamu telah menancap di dada mengalir dalam darah dan merasuk dalam semua hingga diriku tak tahu harus berbuat apa. Tapi sekarang semua cintamu berubah, kini hatimu dan hatiku tak lagi searah, dan kini dirimu pun juga telah menyerah hingga kuputuskan untuk kita berpisah karena diriku kini orang yang tak berpunya, aku dan dirimu pun juga telah berbeda kasta, tapi apakah cinta diukur dengan harta di mana orang sepertiku dibuang kecewa dan hanya dipandang dengan sebelah mata. Kini aku pun tak bisa bilang apa-apa karena engkau telah pergi entah ke mana saja, tapi dirimu dan kenangan kita takkan kulupa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
Berikan tanggapanmu :)