aku adalah perempuan yg sirna dalamm kedipan matamu
mengarungi hampa dunia yg tiada berwarna biru
bagai daun yg ku rindukan matahari tuk merayu
setiap malam ku rindu bulan ungu
namun hanya sepi yg menerangiku
apakah ini kata" puisi cintaku?
aku terdiam dalam hitamnya batu
dan tidak tahu harus melakukan apa dalam hidupku
alam sungguh indah untuk dirimu
tapi hilang terbang ketika ingin ku bertemu
entah apa yg bisa membangkitkan keberanianku
samudra biru telah ku arungi
gunung telah mengawalku tiap hari
langit telah pula memayungi
awan pun menggandengku erat sekali
tapi tetap saja aku tak dapat menghayati
sebuah kata yg namanya cinta sejati
aku tetap merindui
kasih yg datang di taman hati
yg membimbingku untuk membuat hidup lebih berarti
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
Berikan tanggapanmu :)